PT Gapura Angkasa - Airport Services - Groundhandling
 
PT GAPURA ANGKASA Space for Advertiser
HEAD OFFICE :
 
 
Gedung Dapenra Lt. 1,2 & 3
Jl. Angkasa, Blok B - 12, Kav. 8
Kota Baru Bandar Kemayoran
Jakarta 10610 - Indonesia
 
Telp. (62-21) 654 5410 (hunting)
Fax. (62-21) 654 3762 , 654 5408
 
Sita Code : JKTGPXH
Latest News | PRESIDEN OBAMA DI BALI

PRESIDEN OBAMA DI BALI

Setelah berjanji untuk ke Indonesia pada tahun 2010 dan dua kali ditunggu tidak datang-datang juga, akhirnya Presiden Amerika datang juga ke Bali. Kedatangan orang nomor satu Amerika ini pasti membuat sibuk dunia. Hampir seluruhnya sibuk dan full alert. Tidak boleh ada kesalahan sekecil apapun untuk orang nomor satu di Amerika ini.

Para petugas ATC Bali pening tujuh keliling, tercatat 28 pesawat harus holding menunggu giliran mendarat ke Bandara Ngurah Rai. Beberapa pesawat harus dialihkan mendarat di bandara lain : Juanda dan Halim Perdanakusumah. Apron Ngurah Rai tidak cukup untuk menampung semua pesawat VVIP termasuk pesawat B-744 Airforce One dan pesawat back-up nya Boeing B-757. Bandara Ngurah Rai benar-benar luar biasa sibuk dan full-alert.

Dan di darat antrian mobil masuk ke bandara mengular sampai ke luar di pertigaan patung Ngurah Rai. Butuh 2 jam lebih dari poisisi itu sampai masuk ke bandara. Polisi, Security dan FBI memeriksa dengan ketat semua mobil yang masuk ke bandara. Sungguh luar biasa bagaimana Amerika menjaga Presiden mereka.

Di laut kapal induk Amerika juga standby. Jika sewaktu-waktu terjadi situasi darurat, maka kapal induk itu menjadi tujuan utama jika harus dilakukan evakuasi atas orang nomor satu di Amerika itu.

Pesawat Airforce One mendarat mulus di Bandara Ngurah Rai hari Kamis, 17 November pada jam 18.40 waktu Bali. Obama menghadiri pertemuan KTT ASEAN ke 19. Kedatangannya pasti membuat semua mata dunia ikut beralih sejenak ke Bali. Dan membuat semua fihak bersiaga penuh.

PT. Gapura Angkasa dipercaya untuk memberikan pelayanan pesawat kepresidenan di darat. Dan di apron yang begitu padat dan crowded, perlu ketelitian khusus dalam melayani pelayanan terutama untuk pesawat Kepresidenan Amerika Airforce One. Semua petugas darat di-searched dengan teliti oleh petugas FBI dan secret service. Seluruhnya PT. Gapura Anmgkasa menangani 51 flight pesawat kenegaraan, dari lebih 20 kepala negara termasuk 3 pesawat Garuda yang digunakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan 33 pesawat diantaranya adalah pesawat US Air Force yang mem-back up Air Force One. Ini sungguh pekerjaan berat tetapi prestisius. Dan syukur alhamdulillah atas kerja leras dan kerja cerdas dari tim kerja Cabang Ngurah Rai, semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

Barangkali sudah menjadi agenda, kedatangan Presiden Obama di Bali bertepatan dengan pengumuman pesanan pesawat jet Boeing oleh maskapai penerbangan domestik Indonesia, Lion Air. Boeing mengumumkan bahwa Lion Air, telah menanda-tangani kontrak pembelian 230 pesawat Boeing 737, senilai hampir US $ 22 miliar. Ini adalah pesanan terbesar dalam sejarah. Luar biasa!

Tanggal 19 November 2011 ketika Presiden Obama meninggalkan Bali, menjadi waktu terpadat lalu lintas udara Bali. Air Force One take off jam 16.28 waktu Bali menuju ke Kadena pangkalan Amerika di Jepang. Dan diatas udara Bali pesawat harus menunggu di udara (holding) memberi kesempatan Air Force One untuk meninggalkan Bali tanpa gangguan. Total ada 32 flight harus “antri” diatas langit Bali. ATC Bali mengatur agar pesawat menunggu dan holding di beberapa position report. Di point KEDAT ada 13 pesawat holding, BENOA 7 pesawat, BUYAN 3 pesawat, MONDE 5 pesawat, BLI VOR 4 pesawat. Sungguh ATC benar-benar telah bekerja keras mengamankan semua pergerakan pesawat di langit Bali.

Mudah-mudahan ASEAN summit yang ke 19 ini memberi manfaat nyata bagi ASEAN dan wilayah regional ini semakin maju, berkembang dan memberi kontribusi positif bagi perdamaian dunia.

 

 
 
© 2011 Gapura Angkasa. All Right Reserved.